LAMPUNG – Bhayangkara FC berhasil menunjukkan performa impresif dan bangkit dari keterpurukan dengan menumbangkan Persis Solo 2-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Jumat sore. Kemenangan ini didapatkan berkat kombinasi maut dari lini serang mereka, Ilija Spasojevic dan Fareed Sadat.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim tuan rumah, The Guardian, bermain dengan tempo terukur namun penuh efektivitas. Tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, Bhayangkara berhasil memecah kebuntuan di menit ke-24. Menerima umpan silang mendatar, Spasojevic dengan cepat menyambar bola, tak memberi kesempatan bagi pertahanan Persis Solo untuk bereaksi. Gol tersebut membawa Bhayangkara unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, ketegangan sempat meningkat. Bek kiri Bhayangkara, Ardi Idrus, diganjar kartu kuning di menit ke-46. Meskipun begitu, skuad asuhan Paul Munster tidak kehilangan fokus. Pada menit ke-53, Bhayangkara berhasil menggandakan keunggulan. Striker asal Afghanistan, Fareed Sadat, menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua setelah menerima umpan terobosan yang cerdas, mengecoh kiper Persis, Gianluca Pandeynuwu.
Persis Solo yang dikenal dengan julukan Laskar Sambernyawa berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, namun mereka tampak kesulitan. Rapatnya barisan pertahanan Bhayangkara membuat lini serang Persis yang dipimpin Fernando Rodriguez frustrasi. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tidak berubah.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Bhayangkara FC. Duet maut Spasojevic-Sadat terbukti menjadi kunci keberhasilan, dengan keduanya sama-sama mencatatkan nama di papan skor. Sementara itu, Persis Solo harus segera mencari solusi untuk masalah kreativitas di lini tengah mereka.
Apakah Bhayangkara FC bisa mempertahankan performa solid ini di pertandingan selanjutnya?


















