Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Ini Lokasi dan Tuntutan Demo Buruh 28 Agustus 2025

74
×

Ini Lokasi dan Tuntutan Demo Buruh 28 Agustus 2025

Share this article
ilustrasi
Example 468x60

Berikut titik kumpul dan rute Demo Buruh 28 Agustus 2025

 

Ribuan pekerja dari berbagai daerah akan melakukan aksi nasional pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, yang akan dipusatkan di Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan Jakarta. Aksi tersebut dipimpin oleh Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), serta didukung oleh serikat pekerja lainnya. “Pada 28 Agustus 2025, para buruh akan mengadakan aksi di DPR untuk menuntut peningkatan upah dan penghapusan sistem outsourcing,” ujar Said Iqbal, yang merupakan Presiden Partai Buruh dan juga Presiden KSPI.

Example 300x600

Titik Kumpul dan Rute Demo Buruh 28 Agustus 2025

Massa buruh yang berdemo akan bergerak menuju DPR RI dan Istana melalui berbagai jalur berikut:

– Dari Cikarang mengarah ke tol,
– Dari Cikupa–Balaraja menggunakan tol,
– Dari Bogor–Depok melalui Jalan Raya Bogor,
– Dari Pulo Gadung–Sunter dengan jalur biasa menuju DPR RI.

Di samping di Jakarta, aksi serentak juga akan berlangsung di beberapa kawasan industri dan kota besar seperti Karawang, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Batam, Banda Aceh, Palembang, Lampung, Pontianak, Samarinda, Makassar, Gorontalo, Ambon, Ternate, dan Jayapura.

Tuntutan Buruh dalam Demo 28 Agustus 2025

Saat melakukan aksi, buruh akan menyampaikan enam tuntutan utama:

1. Menghilangkan sistem outsourcing.
2. Menolak kebijakan upah rendah.
3. Kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5–10,5 persen.
4. Menghapus PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang outsourcing.
5. Membentuk Satuan Tugas PHK untuk menghentikan pemutusan kerja massal.
6. Reformasi pajak, termasuk menaikkan PTKP dari Rp 4,5 juta menjadi Rp 7,5 juta per bulan.

Said juga menyebutkan beberapa tuntutan tambahan dari buruh. “Kami ingin menghapus pajak pesangon, pajak THR, pajak JHT, serta menghentikan diskriminasi pajak terhadap perempuan yang sudah menikah. Sudah banyak ketidakadilan yang terjadi,” jelasnya.

Gerakan HOSTUM dan Isu Tambahan

Aksi yang disebut HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) ini direncanakan untuk berlangsung dengan damai. Selain enam poin utama, buruh juga menekankan pentingnya disahkannya UU Ketenagakerjaan yang baru, perlindungan bagi pekerja digital, medis, transportasi, tenaga pengajar, dan jurnalis. Mereka juga mendukung disahkannya RUU Perampasan Aset dan pemberantasan korupsi.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *